BANDAR POKER - Pelatih
Arsenal, Arsene Wenger mengkritik keras kepemimpinan wasit Ovidiu
Hategan setelah anak asuhnya Olivier Giroud dikeluarkan pada babak
pertama di laga pembuka penyisihan Grup G Liga Champions 2015–2016,
Kamis (17/9/2015) dini hari WIB. Pada pertandingan ini, Arsenal takluk
1-2 dari tuan rumah Dinamo Zagreb.
BANDAR POKER - Kartu
kuning Giroud didapat pada menit 23 dan 40 yang kemudian disusul kartu
merah. Kondisi tersebut memperparah keadaan, karena kartu merah yang
diterima Giroud terjadi saat Arsenal tertinggal 0-1 dari Dinamo.
Menurut
Wenger, pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Maksimir tersebut
berjalan timpang akibat peran wasit. “Kami sedikit tidak beruntung malam
ini. Saya yakin gol pertama offside,” ujar pelatih asal Prancis
tersebut kepada Mirror, Kamis (17/9/2015).
“Saya
rasa wasit mengambil keputusan yang salah. Kartu kuning kedua bukanlah
tindakan tepat untuk Giroud. Ia tidak bermaksud untuk menyentuh pemain
Zagreb,” tambahnya, seperti dilansir situs resmi Arsenal.
“Kami
harus sadar diri. Gol kedua benar-benar menghabisi kami. Saat tendangan
pojok, kami melakukan kesalahan dengan tidak bertahan secara baik. Kami
sedang tidak berada pada performa terbaik kami. Begitu juga dengan
wasit yang memimpin pertandingan,” tambah pelatih yang sudah
mengantarkan The Gunners ke Liga Champions selama 18 musim.
Wenger
percaya skuad Meriam London tetap bisa melaju dari fase grup jika
melakukan perbaikan performa. Wenger menyatakan timnya mengalami masalah
setiap mengawali suatu kompetisi. Ia berkaca pada gelaran Liga
Champions musim lalu saat Arsenal ditumbangkan Dortmund.
Tim
asal London Utara tersebut terpaksa bertekuk lutut dari tim asal
Jerman. Meski demikian, Arsenal tetap melaju dari babak fase grup.






